informasiobat.com

TETRASIKLIN

NAMA GENERIK
Tetrasiklin

NAMA KIMIA
4-(Dimethilamino)-1,4,4a,5,5a,6,11,12a-oktahidro-3,6,10,12,12a-pentahidroksi-6-metil-1,11diokso-2-naftasenakarboksamida monohidroklorida[60-54-8]

STRUKTUR KIMIA
C22H24N2O8.HCl

SIFAT FISIKOKIMIA
Mengandung tidak kurang dari 900 g C22H24N2O8.HCl tiap mg. ;Pemerian: serbuk hablur, kuning; tidak berbau; agak higroskopis, stabil di udara tetapi pada pemaparan terhadap cahaya matahari yang kuat dan udara lembab akan menjadi gelap.;Dalam larutan dengan pH lebih kecil dari 2, potensi berkurang dan cepat rusak dalam larutan alkali hidroksida.;Kelarutan: larut dalam air, dalam larutan alkali hidroksida dan dalam larutan karbonat; sukar larut dalam etanol; praktis tidak larut dalam kloroform dan dalam eter.

SUB KELAS TERAPI
Anti Infeksi

FARMAKOLOGI
Absorbsi: Oral: 75%;Distribusi: sejumlah kecil obat mencapai kandung empedu; relatif terdifusi dari darah ke cairan serebrospinal; penetrasi ke dalam cairan serebrospinal bagus jika ada inflamasi;;Ikatan protein: ~65%.;T eliminasi: fungsi ginjal normal 8-11 jam; gagal ginjal: 57-108 jam.;T max serum: oral: 2-4 jam.;Eksresi: 60% dalam bentuk utuh; feses (dalam bentuk aktif).

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan sediaan oral tetrasiklin dalam suhu kamar dan terhindar dari cahaya.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap tetrasiklin atau terhadap komposisi formulasi yang terdapat dalam obat; jangan diberikan pada anak < 8 tahun; wanita hamil.

EFEK SAMPING
Angka kejadiannya tidak diketahui :;Cardiovascular : Pericarditis.;SSP : Meningkatnya tekanan intrakranial, pseudotumor serebri, parestesia.;Dermatologi : Photosensitivity; pruritos, pigmentasi pada kulit.;Endokrin dan metabolik : Sindrom diabetes insupindus.;Gastrointestinal : Pelunturan warna gigi dan email (anak anak), mual,diare,muntah, esophagitis, anorexia, cram lambung, pseudo-membranous collitis, staphylococcal enterocolitis, pancreatitis.;Haematologi : Tromboflebitis;Hepatic : Hepatotoksis.;Renal : ARF; azotemia; gagal ginjal.;Lain-lain : Suprainfeksi, anaphilaksis, reaksi hipersensitif, suprainfeksi kandida.

INTERAKSI MAKANAN
Makanan kemungkinan akan menurunkan konsentrasi kadar serum tetrasiklin.

INTERAKSI OBAT
Efek pada sitokrom P450: substrat CYP3A4 (utama); inhibitor CYP3A4 (moderat);Meningkatkan efek toksis:;anestesi nethoksiflurane dapat meningkatkan efek fatal nefropati.;Warfarin, efek antikoagulan dapat meningkat.;Kemungkinan meningkatkan kadarnya secara selektif terhadap. Benzodiazepine; Ca-chanel bloker; cisapride; cylosporin; ergot alkaloid; HMG-CoA reduktase inhibitor; mirtazapin; nateglinie; nefazodon; pimozid; quinidin;;sildenafil; tacrolimus; venlavaxine; dan substrat CYP3A4 lainnya;Menurunkan efek:;Menurunkan jumlah absorbsi dari tetrasiklin: Kalsium, magnesium atau aluminium yang terkandung dalam antasida, besi, zink sodium bikarbonate, sukralfat, didanosine, quinapril.;Tingkatan efek tetrasiklin akan diturunkan oleh: aminoglutethimide, carbamazepine, nafcillin, nefirapine, phenobarbital, phenytoin, rifampicin dan CYP3A4 inhibitor lainya.

PENGARUH ANAK
Tidak dianjurkan untuk anak < 8 tahun.

PENGARUH HASIL LAB
Berpengaruh pada hasil pengukuran : fungsi hepar, renal, CBC

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : D;Tetrasiklin mampu menembus plasenta dan menembus kedalam sirkulasi sistemik janin; dapat menyebabkan pewarnaan yang permanen pada gigi bayi jika digunakan pada fase pertengahan kehamilan.

PENGARUH MENYUSUI
Obat dieksresikan dalam ASI, tidak direkomendasikan.

PARAMETER MONITORING
Pada penggunaan jangka lama:;Renal;Hepatic;Hematologi;Suhu;WBC;Kultur biakan bakteri;Status mental

BENTUK SEDIAAN
Kapsul (Dalam Bentuk Hidroklorid), Suspensi Oral, Tablet

PERINGATAN
Penggunaan tetrasiklin selama proses pembentukan gigi kemungkinan akan menyebabkan pelunturan warna gigi dan lapisan emailnya, hipoplasia dan keterlambatan perkembangan otot skelet dan pertumbuhan tulang, keadaan ini akan ;berisiko lebih besar pada pasien <4 tahun dan menerima dosis tinggi tetrasiklin.;Penggunaan dengan hati-hati pada pasien gangguan hati dan ginjal .;Penyesuaian dosis untuk pasien gagal ginjal dan diketahui adanya peningkatan BUN akibat penggunaan antibiotik lainya.

INFORMASI PASIEN
Untuk menghindari timbulnya resistensi, maka sebaiknya tetrasiklin digunakan dalam dosis dan rentang waktu yang telah ditetapkan.;Obat digunakan dalam keadaan perut kosong (1jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan).;Amati jika ada timbul gejala ESO obat, seperti mual, diare atau respon hipersensitivitas.;Jika masih belum memahami tentang penggunaan obat, harap menghubungi apoteker.;Jika keadaan klinis belum ada perubahan setelah menggunakan obat, maka harap menghubungi dokter.

MEKANISME AKSI
Menghambat sintesis protein bakteri dengan berikatan pada 30S dan mungkin juga 50S ribosom sub unit pada bakteri yang sensitif; kemungkinan juga menghasilkan perubahan pada membran sitoplasma bakteri.

MONITORING
Lamanya penggunaan obat;Menilai kondisi pasien sejak awal hingga akhir penggunaan obat.

{BOTTOM}