informasiobat.com

ETHAMBUTOL

NAMA GENERIK
Ethambutol

NAMA KIMIA
Ethambutol hydrochlorida

KETERANGAN
Etambutol hidroklorida adalah senyawa sintetik antituberkulosis

SIFAT FISIKOKIMIA
Etambutol hidroklorida merupakan serbuk kristal berwarna putih, sangat larut dalam air dan larut dalam alkohol. pKa 6,1 dan 9,2

SUB KELAS TERAPI
Anti Infeksi

FARMAKOLOGI
Absorbsi : ~ 80% ;Distribusi : terdistribusi secara luas dalam tubuh; terkonsentrasi dalam ginjal, paru, saliva dan sel darah merah;Difusi relatif dari darah ke dalam Ccairan serebrospinal : cukup dengan atau tanpa inflamasi ;Cairan serebrospinal: normal meninges : 0% ; inflamasi meninges : 25%;Ikatan protein : 20% hingga 30%;Metabolisme : hepatik (20%) menjadi bentuk metabolit inaktif ;T½ eliminasi 2.5-3.6 jam; gagal ginjal terminal : 7-15 jam;Waktu untuk mencapai kadar puncak, serum: 2-4 jam;Ekskresi : urin (~ 50%) dan feses (20%) dalam bentuk obat yang tidak berubah

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan pada suhu kamar yang terkontrol 20°C hingga 25°C;Tablet etambutol hidroklorida harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dilindungi dari cahaya, kelembaban dan suhu panas yang berlebihan.

KONTRA INDIKASI
Neuritis optik, keterbatasan penglihatan

EFEK SAMPING
Neuritis optik, buta warna merah/hijau , neuritis perifer, ruam (jarang terjadi) , pruritus, urtikaria dan trombositopenia.

INTERAKSI MAKANAN
Dapat digunakan bersama dengan makanan karena absorbsi tidak dipengaruhi oleh makanan, dapat menyebabkan iritasi lambung

INTERAKSI OBAT
Menurunkan efek : absorbsi menurun jika digunakan bersama alumunium hidroksida. Hindari penggunaan bersama dengan antasida yang mengandung alumunium, beri jarak minimal 4 jam dari pemberian etambutol

PENGARUH ANAK
Tidak direkomendasikan untuk penggunaan anak-anak dibawah umur 13 tahun

PENGARUH KEHAMILAN
Tidak diketahui apakah berbahaya bagi janin;Faktor risiko : C;Belum ada penelitian yang adecuat dan “well-controled” pada wanita hamil; efek teratogenik terjadi pada penelitian dengan hewan. Etambutol telah digunakan dengan aman selama kehamilan

PENGARUH MENYUSUI
Hanya sejumlah kecil berada pada air susu. ;Masuk dalam air susu ibu / gunakan dengan hati-hati (AAP mempertimbangkan “compatible”)

PARAMETER MONITORING
Tes visual, tes renal, hepatik dan hematopoetic

BENTUK SEDIAAN
Tablet

PERINGATAN
Penurunan dosis pada kerusakan ginjal dan jika klirens kreatinin kurang dari 30 ml/menit, juga monitor konsentrasi plasma etambutol ; pasien usia lanjut; kehamilan, tes ketajaman penglihatan sebelum pengobatan dan peringatkan pasien untuk segera ;melaporkan jika terjadi perubahan dalam penglihatan; anak-anak direkomendasikan melakukan monitoring oftalmologi secara rutin

INFORMASI PASIEN
Jumlah dan frekuensi penggunaan obat tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi pasien, umur dan berat badan. Bila anda mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan jumlah dan/ frekuensi pemakaian obat tanyakan pada dokter atau apoteker. ;Obat ini harus digunakan bersama dengan obat tuberkulosis yang lain.;Obat ini harus digunakan satu kali tiap 24 jam. Dapat digunakan bersama atau tanpa makanan.;Selama menggunakan obat ini, disarankan untuk melakukan pemeriksaan penglihatan tiap bulan. Hubungi dokter jika terjadi perubahan pada penglihatan. ;Ketajaman penglihatan biasanya dapat kembali seperti semula setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah pengobatan dihentikan ;Jangan menghentikan pemakaian obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter ;Kondisi medis awal pasien harus diceritakan pada petugas kesehatan sebelum menggunakan obat ini. ;Jangan menggunakan obat melebihi jumlah yang telah diresepkan, kecuali atas anjuran dokter.;Jangan menggunakan OTC atau obat resep yang lain tanpa memberitahu dokter yang merawat.;Jika pasien lupa minum obat, segera mungkin minum obat setelah ingat. Jika terlewat beberapa jam dan telah mendekati waktu minum obat berikutnya jangan minum obat dengan dosis ganda, kecuali atas saran dari dokter atau apoteker.;Jika lebih dari satu kali dosis terlewat, hubungi dokter atau apoteker

MEKANISME AKSI
Menekan multiplikasi bakteri, dengan cara mengganggu sintesis RNA.

{BOTTOM}